Akronim dari Test Of English as Foreign Language, adalah tes kemampuan bahasa Inggris buat para penutur nonbahasa Inggris (non native speakers). Tes ini diselenggarakan oleh lembaga Educational Testing Service yang berpusat di Amerika Serikat. Tes ini ditawarkan dalam tiga format:
1. Computer Based Test, atau CBT, adalah format test yag paling sering and paling banyak digunakan oleh banyak Negara di dunia. CBT TOEFL diselenggarakan empat kali dalam setahun oleh institusi2 pendidikan dan pusat2 pelaksanaan test (test centers) tertentu di masing2 negara.
CBT TOEFL terdiri dari empat bagian yang semuanya wajib dikerjakan, yaitu:
a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.
b. Structure, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).
c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.
d. Writing, mengukur kemampuan menulis bahasa Inggris untuk suatu topik tertentu.
2. Paper-Based Test, disebut PBT, adalah format tes dalam bentuk pengisian kertas jawaban dengan menggunakan pensil 2B.
Apabila pusat2 tes tidak memiliki fasilitas komputer atau tidak menyediakan fasilitas CBT. PBT TOEFL berlangsung selama tiga setengah jam.
PBT TOEFL terdiri dari tiga bagian yang ketiganya wajib dikerjakan juga, yaitu:
a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.
b. Structure and Written Expression, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).
c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.
Selain ketiga bagian di atas, juga ada tambahan test yang disebut Test of Written English (TWE) yang berupa tes menulis essay pendek selama 30 menit berdasarkan topik tertentu. Dan ini wajib dikerjakan agar kita mendapat total skor TOEFL.
3. Internet Based Test, atau iBT TOEFL, merupakan format terbaru tes TOEFL yang diperkenalkan pada awal tahun 2006. hampir mirip dengan CBT TOEFL, Cuma bedanya ada tambahan tes berupa speaking.
Berapa sih besarnya skor TOEFL yang diperlukan untuk melamar beasiswa?
Untuk PBT TOEFL kita harus mencapai skor antara 500 hingga 600 agar bisa lolos salah satu persyaratan seleksi beasiswa. Lebih dari itu, bahkan lebih baik. Kalau untuk CBT nya sekitar 200 hingga 250.
Referensi : http://nawangku.blogspot.com
Selengkapnya...
SETETES ILMU
Sabtu, 07 Mei 2011
Tentang Toefl
Jumat, 06 Mei 2011
Penggabungan Thread
Penggabungan Thread
Tujuan multithreading adalah agar thread-thread melakukan pekerjaan secara paralel sehingga program dapat berjalan dengan lebih baik. Thread tambahan yang dibuat akan berjalan secara terpisah dari thread yang membuatnya. Namun, ada keadaan tertentu di mana thread utama perlu menunggu sampai thread yang dibuatnya itu menyelesaikan tugasnya. Misalnya saja, untuk bisa mengerjakan instruksi selanjutnya, thread utama membutuhkan hasil penghitungan yang dilakukan oleh thread anak. Pada keadaan seperti ini, thread utama bisa menunggu selesainya pekerjaan thread anak dengan pemanggilan method join().
Contohnya, dalam suatu program, thread utama membuat sebuah thread tambahan bernama t1.
try{
t1.join();
} catch (InterruptedException ie) {};
Kode di atas menunjukkan bahwa thread utama akan menunggu sampai thread t1 menyelesaikan tugasnya, yaitu sampai method run() dari t1 terminate, baru melanjutkan tugasnya sendiri. Pemanggilan method join() harus diletakkan dalam suatu blok try-catch karena jika pemanggilan tersebut terjadi ketika thread utama sedang diinterupsi oleh thread lain, maka join() akan melempar InterruptedException. InterruptedException akan mengakibatkan terminasi thread yang sedang berada dalam status blocked.
Selengkapnya...
Hari Gini Belajar SO?
Bacaan ini merupakan sebuah rujukan mata-ajar Sistem Operasi (SO). Hampir seluruh isi buku akan menggunjingkan secara panjang-lebar, semua aspek yang berhubungan dengan Sistem Operasi tersebut. Namun sebelum pergunjingan dimulai, perlu ditetapkan sebuah pegangan sementara, perihal apa yang dimaksud dengan "Sistem Operasi" itu sendiri.
Mendefinisikan istilah "Sistem Operasi" mungkin merupakan hal yang mudah, namun mungkin juga merupakan hal yang sangat ribet! Para pembaca sepertinya pernah mendengar istilah "Sistem Operasi". Mungkin pula pernah berhubungan secara langsung ataupun tidak langsung dengan istilah tersebut. Namun, belum tentu dapat menjabarkan perihal apa yang sebetulnya dimaksud dengan kata "Sistem Operasi". Sebaliknya, banyak pula yang pernah mendengar merek dagang "Windows TM [1])" ataupun istilah "GNU/Linux [2])", lalu mengidentikkan nama Windows TMatau GNU/Linux dengan istilah "Sistem Operasi" tersebut.
Sebuah sistem komputer dapat dibagi ke dalam beberapa komponen utama, seperti "para pengguna", "perangkat keras", serta "perangkat lunak" (Gambar 1.1, “Abstraksi Komponen Sistem Komputer”). "Para pengguna" (users) ini merupakan pihak yang memanfaatkan sistem komputer tersebut. Para pengguna di sini bukan saja manusia, namun mungkin berbentuk program aplikasi lain, ataupun perangkat komputer lain. "Perangkat keras" (hardware) ini berbentuk benda konkret yang dapat dilihat dan disentuh. Perangkat keras ini merupakan inti dari sebuah sistem, serta penyedia sumber-daya (resources) untuk keperluan komputasi. Diantara "para pengguna" dan "perangkat keras" terdapat sebuah lapisan abstrak yang disebut dengan "perangkat lunak" (software). Secara keseluruhan, perangkat lunak membantu para pengguna untuk memanfaatkan sumber-daya komputasi yang disediakan perangkat keras.
Perangkat lunak secara garis besar dibagi lagi menjadi dua yaitu "program aplikasi" dan "Sistem Operasi". "Program aplikasi" merupakan perangkat lunak yang dijalankan oleh para pengguna untuk mencapat tujuan tertentu. Umpama, kita menjelajah internet dengan menggunakan aplikasi "Browser". Atau mengubah (edit) sebuah berkas dengan aplikasi "Editor". Sedangkan, "Sistem Operasi" dapat dikatakan merupakan sebuah perangkat lunak yang "membungkus" perangkat keras agar lebih mudah dimanfaatkan oleh para pengguna melalui program-program aplikasi tersebut.
Sistem Operasi berada di antara perangkat keras komputer dan perangkat aplikasinya. Namun, bagaimana caranya menentukan secara pasti, letak perbatasan antara "perangkat keras komputer" dan "Sistem Operasi", dan terutama antara "perangkat lunak aplikasi" dan "Sistem Operasi"? Umpamanya, apakah "Internet Explorer TM [3])" merupakan aplikasi atau bagian dari Sistem Operasi? Siapakah yang berhak menentukan perbatasan tersebut? Apakah para pengguna? Apakah perlu didiskusikan habis-habisan melalui milis? Apakah perlu diputuskan oleh sebuah pengadilan? Apakah para politisi (busuk?) sebaiknya mengajukan sebuah Rencana Undang Undang Sistem Operasi terlebih dahulu? Ha!
Secara lebih rinci, Sistem Operasi didefinisikan sebagai sebuah program yang mengatur perangkat keras komputer, dengan menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada di atasnya, serta bertindak sebagai penghubung antara para pengguna dengan perangkat keras. Sistem Operasi bertugas untuk mengendalikan (kontrol) serta mengkoordinasikan pengunaan perangkat keras untuk berbagai program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna. Dengan demikian, sebuah Sistem Operasi bukanmerupakan bagian dari perangkat keras komputer, dan juga bukanmerupakan bagian dari perangkat lunak aplikasi komputer, apalagi tentunya bukanmerupakan bagian dari para pengguna komputer.
Pengertian dari Sistem Operasi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang pengguna, Sistem Operasi merupakan sebagai alat untuk mempermudah penggunaan komputer. Dalam hal ini Sistem Operasi seharusnya dirancang dengan mengutamakan kemudahan penggunaan, dibandingkan mengutamakan kinerja ataupun utilisasi sumber-daya. Sebaliknya dalam lingkungan berpengguna-banyak (multi-user), Sistem Operasi dapat dipandang sebagai alat untuk memaksimalkan penggunaan sumber-daya komputer. Akan tetapi pada sejumlah komputer, sudut pandang pengguna dapat dikatakan hanya sedikit atau tidak ada sama sekali. Misalnya embedded computer pada peralatan rumah tangga seperti mesin cuci dan sebagainya mungkin saja memiliki lampu indikator untuk menunjukkan keadaan sekarang, tetapi Sistem Operasi ini dirancang untuk bekerja tanpa campur tangan pengguna.
Dari sudut pandang sistem, Sistem Operasi dapat dianggap sebagai alat yang menempatkan sumber-daya secara efisien (Resource Allocator). Sistem Operasi ialah manager bagi sumber-daya, yang menangani konflik permintaan sumber-daya secara efisien. Sistem Operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari alat M/K (Masukan/Keluaran). Fungsi ini dikenal juga sebagai program pengendali (Control Program). Lebih lagi, Sistem Operasi merupakan suatu bagian program yang berjalan setiap saat yang dikenal dengan istilah kernel.
Dari sudut pandang tujuan Sistem Operasi, Sistem Operasi dapat dipandang sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman digunakan (convenient) untuk menjalankan aplikasi dan menyelesaikan masalah pengguna. Tujuan lain Sistem Operasi ialah membuat penggunaan sumber-daya komputer menjadi efisien.
Dapat disimpulkan, bahwa Sistem Operasi merupakan komponen penting dari setiap sistem komputer. Akibatnya, pelajaran "Sistem Operasi" selayaknya merupakan komponen penting dari sistem pendidikan berbasis "ilmu komputer". Konsep Sistem Operasi dapat lebih mudah dipahami, jika juga memahami jenis perangkat keras yang digunakan. Demikian pula sebaliknya. Dari sejarah diketahui bahwa Sistem Operasi dan perangkat keras saling mempengaruhi dan saling melengkapi. Struktur dari sebuah Sistem Operasi sangat tergantung pada perangkat keras yang pertama kali digunakan untuk mengembangkannya. Sedangkan perkembangan perangkat keras sangat dipengaruhi dari hal-hal yang diperlukan oleh sebuah Sistem Operasi. Dalam sub bagian-bagian berikut ini, akan diberikan berbagai ilustrasi perkembangan dan jenis Sistem Operasi beserta perangkat kerasnya. Selengkapnya...
